Kemang Pratama, Bekasi-Indonesia gendukundul@gmail.com +62 813-1481-8283

Informasi Pariwisata Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Maluku & Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maluku & Papua. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 September 2020

Wisata Danau : Danau Sentani di Papua, Panaroma Surga di Timur Indonesia

Wisata Seru - Danau Sentani
Festival Danau Sentani
Wisata Seru di Danau Sentani - Destinasi wisata yang satu ini tidak terlalu jauh dari Bandara Sentani Papua. Beberapa maskapai penerbangan domestik yang berangkat dari Soekarno Hatta Jakarta akan tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Dengan demikian, jika Anda berencana menjadikan Papua sebagai destinasi wisata, tempatkan Danau Sentani dalam urutan pertama kunjungan Anda ke Papua.

Danau sentani memilki luas sekitar 9.360 hektar dengan ketinggian 75 m-dpl. Keanekaragaman biota laut dan hewan-hewan endemik khas Papua serta pemandangan alamnya merupakan kekuatan Danau Sentani menarik wisatawan. Di samping hal itu, sejak tahun 2008 di Danau Sentani selalu di adakan acara tahunan yaitu Festival Danau Sentani. Karena itulah, sesuaikan rencana Anda berwisata ke Danau Sentani pada saat even itu di gelar.

Acara pokok dalam Festival Danau Sentani adalah Pergelaran Budaya, Pameran Seni Kerajinan Khas Papua, dan Wisata Sentani. Pada acara Pergelaran Budaya, kita dapat menyaksikan berbagai atraksi budaya seperti tari-tarian tradisonal, upacara adat, lomba dayung, anyam rambut keriting, dan pembuatan sagu secara tradisonal. Dalam acara ini, pengunjung juga dapat mencicipi berbagai makanan khas Papua yang disuguhkan seperti bubur sagu khas Papua yang biasa disebut papeda, bagea (kue sagu), dan sirih pinang yang menjadi kegemaran masyarakat Papua.

Pada pameran seni kerajinan, Noken menjadi barang kerajinan yang paling banyak memikat wisatawan. Noken adalah Tas khas Papua yang terbuat dari serat kulit kayu yang merupakan produk kerajinan handmade. Sementara itu, acara Wisata Sentani melibatkan hampir seluruh masyarakat Sentani dan sekitarnya untuk menyambut para wisatawan dan mengantar berkeliling danau, kota sentani, dan melihat kanal.

Apabila kunjungan wisata Anda ke Papua tidak bisa bertepatan dengan Festival Danau Sentani, jangan terlalu berkecil hati. Danau Sentani tidak akan surut menyuguhkan panorama indah, tradisi-budaya yang kuat, masyarakat yang ramah, dan keunikan kulinernya.

Berikut kegiatan wisata yang bisa dilakukan di Danau Sentani di luar Festival Danau Sentani:

Berenang
Anak-anak Suku Sentani sudah terbiasa bermain di Danau Sentani. Mereka biasanya berenang bebas di danau ini. Ikutilah jejak mereka dengan mencoba berenang di Danau Sentani. Uniknya, ada kebiasaan para ibu berenang sambil merokok.

Membuat Sagu
Sagu merupakan makanan pokok orang Papua. Anda bisa melihat langsung proses pembuatan sagu di Desa Abar. Pohon sagu dibelah dan diambil bagian-bagian tertentu. Lalu ditumbuk hingga halus dan diberi air. Hasil saringan inilah yang menjadi tepung sagu. Anda bisa turun tangan ikut membantu pembuatan sagu ini.

Menikmati Papeda
Papeda atau bubur sagu memiliki tekstur seperti lem. Ada teknis khusus untuk mengambil papeda. Coba pelajari dan ambil sendiri papeda. Lebih sedap disantap dengan lauk kuah kuning ikan gabus yang ditangkap di Danau Sentani.

Mencicipi Camilan Matoa
Matoa merupakan buah khas Papua. Anda hanya bisa menemukannya saat berkunjung ke Papua. Jika beruntung, di musim matoa, harganya terjangkau, mulai dari Rp 30.000. Rasanya unik seperti paduan rambutan dan lengkeng dengan selintasan aroma durian. Matoa biasa dijajakan di pinggir jalan atau di pasar tradisional.

Lukisan dari Kulit Kayu di Pulau Asei
Membeli lukisan kulit kayu. Di Desa Asei, masyarakat setempat mahir membuat lukisan di atas kulit kayu. Bahan pewarna menggunakan bahan alami. Sementara gambar yang ditorehkan adalah motif-motif khas Sentani seperti tifa dan legenda penunggang naga. Harga lukisan kulit kayu ini mulai dari Rp 5.000 tergantung besar lukisan.

Melihat Tifa Keramat
Di Desa Yobeh, salah satu kampung dari 24 kampung adat yang ada di Danau Sentani menyimpan beberapa cerita magis dan benda-benda keramat. Salah satunya adalah tifa atau gendang khas Papua. Tifa berumur 200 tahun ini terbuat dari kulit manusia dan bisa berbunyi sendiri. Konon, tifa berbunyi sebagai pertanda ada warga yang akan meninggal.

Menganyam Rambut
Orang Papua memiliki rambut keriting yang khas. Perempuan-perempuan Papua terbiasa mengepangnya sedemikian rupa sesuai pola-pola tertentu. Rambut dikepang mulai dari pangkal rambut hingga ujung. Jika tertarik, cobalah minta bantuan perempuan Suku Sentani untuk mengepang rambut Anda.

Selama Anda berwisata ke Papua janganlah terlalu khawatir dengan masyarakat asli di sana. Mereka semua pada dasarnya ramah-ramah. Mereka tidak akan berlaku jahat kepada siapa pun selama mereka tidak di ganggu, dirusak alamnya, atau dicemooh budayanya. Coba dengar dan renungkan 2 bait akhir lagu Edo Kondolangit: "Hitam kulit keriting rambut aku papua, Biar nanti langit terbelah aku papua"

Selamat berlibur di Papua, tempat saudara kita juga, sebangsa dan setanah air Indonesia.

Selasa, 26 Juli 2016

Tempat Wisata: Pesona Raja Ampat

Banyak yang masih salah kira bahwa Raja Ampat adalah satu obyek tempat wisata yang terdiri dari empat pulau bak batu timbul dengan beberapa atraksi: menyelam, snorkeling, dan berjalan dari pulau-ke-pulau. Padahal tidak. Raja Ampat adalah nama kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat. Posisinya ada di ‘kepala burung’ Pulau Papua, terdiri dari hamparan 1.846 pulau berpenghuni maupun tidak, dengan luas wilayah 4,5 juta hektar.

Tempat Wisata Raja Ampat
Pemandangan Menarik di Pulau Misool Raja Ampat

Masyarakat membagi wilayah Kabupaten Raja Ampat jadi dua: utara dan selatan. Di bagian utara, ada satu pulau terbesar di kabupaten ini: Pulau Waigeo. Di pulau inilah ibu kota kabupaten, Kota Waisai, berada.

Selain Waigeo, ada tiga pulau besar di Kabupaten Raja Ampat yakni Batanta, Salawati, dan Misool. Hanya Pulau Misool yang berada di wiayah selatan.

Kabupaten Raja Ampat dimekarkan tahun 2003. Namanya mulai tersohor tahun 2007-an karena wilayah Wayag muncul di layar kaca. Wayag adalah wilayah terjauh, letaknya berada di ujung barat-laut batas kabupaten.

Tak hanya karena media, Raja Ampat dikenal karena kekayaan biota lautnya. Ada lebih dari 1.320 spesies ikan karang dan lebih dari 540 atau tiga perempat dari jumlah koral keras (hard coral) di dunia ada di Raja Ampat. Sederhananya, Raja Ampat adalah tempat menyelam terkaya dan terindah di dunia.

Menjangkau Raja Ampat

Ina, penjaga stand Tempat Wisata Raja Ampat di Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2015 menjabarkan cara menuju ke Kabupaten Raja ampat. Akses paling populer adalah melalui Pelabuhan Usaha Mina atau Pelabuhan Pelayaran Rakyat, keduanya ada di Sorong. Dari sana, setiap hari ada feri yang berangkat ke Waisai.

“Hari Senin, Rabu, Jumat, ada dua kali perjalanan, jam 9 pagi dan jam 2 siang. Sementara sisanya hanya satu kali keberangkatan, jam 2 siang,” jelas Ina yang juga Kabid Promosi Kabupaten Raja Ampat.

Ada dua kelas yang disediakan dalam feri: ekonomi dan VIP. Kelas ekonomi dapat diperoleh seharga Rp 130.000 sementara untuk kelas VIP diberi harga Rp 230.000.

Dari Sorong, bisa juga langsung ke Pulau Misool. Ada kapal penumpang umum yang berangkat setiap hari Rabu. Sementara untuk rute Misool-Sorong, kapal berangkat setiap Sabtu.

Kota Sorong terletak di Papua Barat. Bandar udaranya bernama Domine Eduark Osok. Penerbangan dari Sorong ke Waisai tersedia melalui Susi Air. Pesawat berangkat setiap hari Senin dan Jumat pukul 08.30. Semenara untuk rute sebaliknya, berangkat pukul 11.00. Harga tiket berkisar Rp 360.000 untuk sekali jalan dengan lama penerbangan 30 menit.

Penerbangan Jakarta-Sorong sebagian besar harus transit di Makassar, Sulawesi Selatan. Hanya Garuda Indonesia yang memiliki penerbangan langsung Jakarta-Sorong dengan lama penerbangan 4 jam 10 menit. Selain Garuda Indonesia, maskapai yang memiliki destinasi Sorong di antaranya Sriwijaya Air, Lion Air, Wings Air, dan Express Air. Harga tiket rata-rata Rp 4-5 juta untuk sekali terbang.

Transportasi

Untuk mengelilingi Tempat Wisata Raja Ampat diperlukan feri atau perahu cepat (speed boat). Sewa satu perahu cepat berkisar dari Rp 15-17 juta per hari, sudah termasuk pemandu. Sementara untuk bahan bakar per liter dihargai Rp 15.000.

Untuk destinasi-destinasi yang dekat seperti Gugusan Painemo atau sekadar ke Teluk Kabui, dibutuhkan 200-400 liter. Sementara untuk ke Wayag yang menjadi ikon Raja ampat, bisa menghabiskan sampai 1 drum bahan bakar. “Saya tidak tahu itu berapa liter, tapi satu drum, dan itu cukup mahal kalau satu orang,” jelas Kak Ina - sapaan akrab Ina.

Sementara untuk kendaraan dalam kota, harus menyewa mobil atau naik ojek. Tarif ojek berkisar Rp 20.000 hingga Rp 75.000. Untuk sewa mobil bisa dikenai harga Rp 900.000 per hari sudah termasuk sopir.

Tempat Wisata Raja Ampat
Salah Satu Dermaga Menarik di Raja Ampat

Destinasi Wisata

Jika ingin berkunjung ke Tempat Wisata Raja Ampat, harus memiliki Pin Raja Ampat. Pin ini dapat dibeli di Tourist Information Center di Sorong atau Waisai. Pin ini akan berlaku selama satu tahun dengan harga Rp 250.000 untuk WNI dan Rp 500.000 untuk WNA.

Wilayah utara memiliki banyak pilhan wisata pulau-ke-pulau dan menyelam. Pemandangan yang sering dilihat di brosur dan televisi? Itu adalah gugusan pulau di Wayag. Jaraknya sekitar 3-4 jam perjalanan dari Waisai. Kemudian masih harus mendaki 30 bukitnya. Dari puncak bukit inilah pemandangan indah itu dapat dilihat.

Atraksi wisata serupa Wayag juga dapat dinikmati di Painemo. Jaraknya lebih dekat dari Waisai, sekitar dua jam dengan perahu cepat. Pengunjung perlu mendaki bukit selama 20 menit untuk menikmati pemandangan pulau-pulau kecil di bawah.

Jika suka menyelam, Teluk Kabui bisa jadi tempat memulai, bukan karena ini tempat yang paling indah, tapi karena airnya cenderung lebih tenang untuk pemula. Semua tempat bawah laut di Raja Ampat indah.

Sementara atraksi menarik lain yang dapat diikuti adalah menyaksikan burung Cendrawasih menari. Burung-burung ini hanya menari di pagi hari, dan sangat peka dengan bebauan. Jadi, jika ingin menyaksikannya, hindari menggunakan bebagai minyak dari minyak wangi sampai minyak angin.

“Jangan pakai wewangian nanti dia tidak datang,” jelas Kak Ina.

Atraksi menyaksikan burung Cendrawasih ini dapat diikuti di Desa Sawingrai di Pulau Gam dan Saporken. Berangkat subuh, karena jarak tempuh dari Waisai ke Sawingrai sekitar satu jam. Jika terlambat burung ini sudah berhenti menari.

Destinasi Tempat Wisata bagian selatan hampir terpusat di Pulau Misool. Kunjungi Bukit Harfat Jaya Dapunlol untuk mendapat pengalaman serupa Wayag dan Painemo. Bedanya, tak ada pemandangan pantai di bagian bawah, dan tak bisa memandang sejauh 360 derajat, karena bagian belakang terhalang pepohonan.

Atau ada tebing Sumalelen dan Sumbayo. Kedua tebing ini menyimpan lukisan berusia 10.000 tahun dengan gambar tangan, ikan, dan simbol-simbol unik berwarna merah.

Ada juga tempat wisata danau ubur-ubur Lenmakana dan Karawapop, Goa Wanita Murung, dan Goa Keramat. Berbagai pantai dan laguna juga ‘berserakan’ seperti Laguna Balbulol, Laguna Yapyap, Pantai Farondi,  dan Pantai Namlol.

Tips

Biaya yang mahal memang kendala terbesar untuk ke Tempat Wisata Raja Ampat. Untuk itu Ina menyarankan wisata berkelomok yang terdiri dari 5-8 orang. Beberapa  situs juga menyarankan hingga 10 orang, tapi Ina memiliki alasan mengapa hanya sampai 8 orang.

“Perahu terkecil di Tempat Wisata Raja Ampat yang harganya paling murah, memiliki kapasitas maksimal 8 orang,” jelasnya.

Selain itu penginapan juga memiliki kapasitas 2-4 orang (genap). Maka, jumlah 8 orang akan cukup untuk menutup akomodasi.

Ina juga menyarankan untuk aktif bertanya pada pemandu dan sopir feri atau perahu cepat. Berbagai tempat seringkali meminta tip lebih. Pergilah bersama pemandu untuk menghindari hal-hal tak nyaman seperti ini.

Selama di kota, gunakan busana yang sopan. Masyarakat belum terbiasa melihat bikini di tengah kota. Jika melanggar sanksinya beragam dimulai dari teguran.

Waktu terbaik

Oktober-April adalah waktu terbaik berkunjung ke Tempat Wisata Raja Ampat karena ombak tak terlalu besar. Mei sampai pertengahan juni dan dua minggu terakhir di bulan September juga ombaknya masih bisa dihadapi

Minggu, 24 Juli 2016

Wisata Pulau: Pulau Tagalaya Surganya Para Penyelam

tempat wisata pantai pulau tagalaya
Dermaga Pulau Tagalaya
Wisata Seru Indonesia - Dengan menggunakan perahu tradisional ketinting dari pelabuhan Tobelo, Pulau Tagalaya dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit. Selama perjalanan itu, wisatawan dapat menikmati panaroma gunung Dukono dari lautan dan memandang tebaran pulau-pulau kecil sepanjang perjalanan seperti Pulau Kakara Kecil dan besar, Pulau Tupu-tupu, Pulau Kolorai, dan Pulau Meti. Jangan lupa memandang ke bawah air yang jernih tembus ke dalam lautan, kita akan melihat ikan-ikan cantik berenang kian kemari dan tentakel bunga karang yang melambai-lambai.

Sesampainya di pantai Pulau Tagalaya, hamparan pasir putih bagaikan karpet yang digelar menyambut para pengunjung. Daya tarik Pulau Tegalaya selain pasir putih yang mengeliling pulau adalah terumbu karang dan aneka biota laut yang dapat dilihat pada kedalaman 2-10 meter. Menurut cerita para pencinta diving, kondisi terumbu karang dan biota laut di perairan Tagalaya relatif masih dalam kondisi yang baik. Belum banyak ditemukan kerusakan-kerusakan akibat ulah para penyelam nakal.

Di ujung bagian utara pulau terdapat bebatuan karang yang tersebar. Hutan bakau di pantai dan pepohonan di bukit-bukit memberikan sentuhan warna hijau yang mampu memberi kesan damai dan tenang pada siapa saja yang melihatnya. Pulau ini juga menyimpan keunikan dengan adanya danau air tawar yang bisa kita ekplorasi lebih jauh. Untuk maksud ini, pastikan Anda ke sana pada pagi hari. Selepas siang hari, air di sini akan surut. Ketenangan di daratan pulau ini seolah seirama dengan arus laut tenang disekitar pulau dan kejernihan airnya yang seperti tembus sampai ke dasar lautan. Karena itulah, Berenang di pulau ini juga merupakan aktivitas yang sangat digemari para pengunjung, karena air lautnya tidak terlalu dingin dan hanya sedikit ombak, sehingga nyaman untuk berenang.

Pulau Tagalaya di Tobelo adalah surga bagi para pecinta dunia bawah laut. Para penyelam lokal dan manca negara sudah banyak yang mulai mengenal salah satu surga bawah laut di Indonesia yang dimiliki Tagalaya. Jarak yang tidak terlalu jauh dari Tobelo menjadi alasan mereka yang memilih menyelam di perairan Tagalaya. Sebagai orang yang bukan penyelam, kita hanya mampu menitipkan pada mereka agar betul-betul menjaga kelestarian surga itu.

Kamis, 21 Juli 2016

Wisata Pantai: 2 Pantai Cantik di Papua yang Patut di Kunjungi

Wisata Seru Indonesia - Pesona Pantai Harlem dan Pantai Bakaro di Papua sudah mendunia. Walaupun kedua pantai ini terletak di propinsi paling timur Indonesia namun tak menyurutkan para pecinta pantai untuk berkunjung. Berikut wisata seru di kedua pantai itu yang patut dipertimbangkan sebagai destinasi liburan Anda selanjutnya.

Pantai Harlem

tempat wisata pantai harlem
Pantai Harlem Papua
Banyak masyarakat Papua yang mengatakan bahwa pantai Harlem merupakan pantai terindah di Papua. Oleh sebab itu, pantai ini cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Pantai Harlem adalah salah satu obyek wisata yang terletak di Kabupaten Jayapura, Papua, tepatnya di Kampung Tablanusu, Distrik Depapre. Desa Tablanusu ini hampir mewakili sebuah desa pantai yang sempurna. Indah, sunyi, hijau, penuh bunga, pun bersih bukan kepalang. Desa juga dipenuhi batu kecil berbentuk lonjong berpermukaan halus. Tak hanya menggantikan fungsi aspal, batu ini juga menyebar di seluruh bentangan pantai.

Perjalanan ke Kampung Tablanusu memakan waktu sekitar dua jam dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer. Lamanya waktu perjalanan disebabkan oleh kondisi jalan dari arah Sentani menuju Depapre yang kurang baik. Banyak ruas jalan berlubang, penuh debu, dan sempit.

Tempat Wisata Pantai Lainnya:
Tempat Wisata Pantai, Berlibur ke Kepulauan Derawan dan Nikmati Keindahannya
Tempat Wisata Pantai, Sejuta Keindahan Raja Ampat Papua Barat
Tempat Wisata Pantai, Pulau Kambing Tanjung Bira Memanjakan Para Penikmat Bawah Laut
Tempat Wisata Pantai, Pulau Tagalaya Surganya Para Penyelam

Untuk mencapai ke Pantai Harlem, kita harus mengarungi laut dengan kapal nelayan selama 30 menit dari Tablanusu. Fasilitas di pantai ini juga terbilang cukup memadai seperti penjual makanan, souvenir dan jasa pendukung liburan lainnya.

Setengah jam perjalanan sosok pantai itu akan terlihat. Pasir putih membentang, kontras dengan warna hijau bebukitan yang jadi latarnya. Air laut berubah warna jadi lebih muda, lebih jernih, lalu sosok karang warna-warni mulai terlihat. Ada yang ungu, merah, juga merah muda. Seolah seisi Pulau berteriak, "selamat datang di Pantai Harlem!"

Saat kapal merapat, terlihat beberapa warga lokal sedang mencipratkan air laut ke sebuah kapal penuh hiasan. Rupanya itu kapal baru. Warga setempat biasa berdoa sambil selebrasi kecil-kecilan untuk menyambut alat transportasi laut yang baru jadi itu. Mereka lalu naik kapal dan berkeliling sambil melambaikan tangan.

Pantai Harlem hakikatnya adalah sebuah desa. Penduduknya tak lebih dari 50 orang, dengan lebar desa tak sampai 50 meter. Mungil sekali! Desa ini hanya sebatas pandangan mata. Hanya satu jalan tanah dan untuk Anda eksplorasi dari ujung satu ke ujung lainnya.

Harlem memiliki garis pantai sepanjang sekitar 700 meter. Suasana di tempat itu sangatlah teduh, disertai embusan angin yang pelan. Terdapat banyak pohon kelapa, bintanggur, dan sagu yang tumbuh di tepi pantai.

Di Harlem, warga setempat menyediakan berbagai fasilitas bagi pengunjung, antara lain lima pondok dan empat kamar mandi untuk berganti pakaian. Pengunjung dikenai tarif Rp 150.000 untuk menyewa satu pondok. Warga juga membuat dua ayunan tali yang diikatkan ke pohon.

Kebersihan Pantai Harlem juga sangat terjaga. Sangat jarang ditemukan sampah rumah tangga di tempat itu. Eva Sipos (32), seorang wisatawan asal Hongaria, mengatakan, Harlem adalah salah satu destinasi wisata terbersih yang ditemuinya selama berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Indonesia.

Selain bersih dan masih sepi, Harlem juga memiliki sebuah kolam air tawar yang berjarak sekitar 7 meter dari bibir pantai. Di kolam yang berair sangat jernih itu terdapat beberapa jenis ikan. Berdasarkan penuturan warga sekitar, kolam itu terbentuk alami pada ratusan tahun lalu.

Sebagian besar turis domestik maupun mancanegara mengunjungi Pantai Harlem untuk menyelam dan memancing. Hal ini didukung air laut Pantai Harlem yang biru yang menambah keindahan pantai ini. Namun, di Harlem belum ada penginapan dan restoran yang menjual makanan dan minuman. Oleh sebab itu, pengunjung diharapkan menyiapkan bekal sebelum ke Harlem.

Ricky Bagre (30), warga yang menyewakan pondok, mengatakan, akses ke Harlem mulai ramai tahun 2000. Sebelumnya, 20 tahun lalu, belum ada satu pun warga dari luar Depapre yang tahu tempat ini. Selain lokasinya yang terpencil, jumlah kapal penyeberangan juga sangat minim.
”Saat ini, Harlem mulai ramai dan selalu menjadi pilihan wisatawan dan warga Jayapura setiap akhir pekan. Kami selalu membersihkan sampah yang ditinggalkan wisatawan di pondok. Intinya, seluruh warga kampung berkomitmen untuk menjaga citra Harlem sebagai tempat wisata yang meninggalkan kesan positif bagi pengunjung,” kata Ricky.

Pantai Bakaro

Pantai Bakaro terletak di pesisir utama Manokwari dan terletak tidak jauh dari pantai pasir putih. Kita dapat mencapainya dengan kendaraan roda dua maupun empat. Di pantai ini kita bisa menikmati atraksi pemanggilan ikan dari laut lepas ke perairan tepian pantai dengan menggunakan sumpritan. Ikan-ikan yang terkumpul kemudian diberi makan. Biasanya mereka memanggil ikan dengan menggunakan peluit yang terbuat dari kulit kerang yang ditiup. Begitu mendekat, makanan yang sudah mereka siapkan disebar ke kumpulan ikan itu.

tempat wisat Pantai Bakaro Papua
Ombak Memecah Karang di Pantai Bakaro

Karakter pantai yang berbatu juga memungkinkan para pengunjung dapat mendekati tengah pantai di saat laut surut. Dari sini pengunjung dapat menyaksikan langsung dasar pantai yang jernih tempat ikan-ikan berkumpul.

Pantai Bakaro memiliki warna air laut yang sangat bersih sehingga kita dapat melihat apa yang terdapat di bawah air dari atas permukaan. Selain menikmati keindahan alam Papua yang begitu asli, kita juga dapat menyelam, memancing dan berenang di pantai yang indah ini.

Desa Bakaro pada dasarnya adalah semak-semak yang jarang ditempati oleh masyarakat. Namun sejak tahun 1980an, masyarakat membuka lahan untuk ditempati mengingat lokasinya yang berada di pesisir pantai. Adalah seorang wanita bernama anamina Bonggoimo yang pertama kali menempati tempat tersebut. Meskipun tidak jelas keberadaannya saat ini, namun nama Anamina Bonggoimo menjadi legenda asal-usul Desa Bakaro.

Mengunjungi Desa Bakaro memang pilihan tepat untuk memanjakan mata dengan panorama yang indah luar biasa. Di Desa Bakaro sendiri banyak tempat yang dapat dikunjungi. Namun satu yang paling terkenal adalah Pantai Bakaro yang menawarkan keindahan dan pesona bahari khas nusantara.

Pantai Bakaro merupakan pantai yang sangat ramai di kunjungi oleh pengunjung mancanegara karena pulau ini terlihat sangat eksotisme dengan pemandangannya.

Pantai Bakaro terletak 3 kilometer kearah rimur pantai pasir putih. Kedua pantai ini dipisahkan oleh Kampung Pasirido, tempat bermukim sebagian besar masyarakat Biak Numfor.

Menuju ke Pantai Bakaro Anda akan melewati jalan dengan beragam tumbuhan hijau ditepian. Perjalanan yang ditempuh akan terbayar dengan pasir pantai yang lembut. Pasir putih yang lembut terasa kontras dengan deretan pohon kelapa yang menghiasi tepian pantai. Deburan ombak halus disertai dengan angin sepoi-sepoi juga melengkapi pantai ini seakan menyambut kedatangan Anda.

Populer